Open post

MANAJEMEN BANGSAL RUMAH SAKIT : (4-5 Oktober 2021,Yogyakarta )(13-14 Oktober 2021,Jakarta )(20-21 Oktober 2021,Bandung )(27-28 Oktober 2021,Bogor)

PENGANTAR TRAINING
Hal utama yang diberikan pihak rumah sakit kepada customer (pasien) adalah pelayanan. Dan pelayanan pertama yang didapatkan oleh pasien adalah bangsal, sehingga dapat dikatakan kesan pertama bagi pasien adalah bangsal. Peran utama seorang Kepala Ruang Rawat adalah mengelola seluruh sumber daya di unit perawatan untuk menghasilkan pelayanan yang bermutu. Kepala Ruang Rawat merupakan jabatan yang cukup penting dan strategis, karena secara manajerial kemampuan kepala ruang rawat menentukan keberhasilan pelayanan keperawatan. Sebagai seorang front line manajer, kepala ruang rawat dituntut untuk memiliki kemampuan dalam merencanakan, mengorganisir, melakukan pengarahan, mengendalikan dan mengevaluasi pelayanan sehingga pengelolaan ruang rawat menjadi efektif dan efisien.
Agar Kepala Ruang Rawat semakin terampil dan mampu melaksanakan tugasnya secara efektif dan efisien, maka diperlukan pengembangan diri melalui pelatihan yang sesuai. Salah satu pelatihan yang diharap dapat meningkatkan kemampuan memimpin adalah Training Manajemen Bangsal Keperawatan. Melalui pelatihan ini seorang manajer keperawatan dibekali kemampuan dan pengetahuan berkaitan dengan pengelolaan konflik dan pengambilan keputusan.

TUJUAN
agar peserta :
• Memahami peran, fungsi dan tugas – tugas sebagai kepala ruang/bangsal/unit keperawatan demi kelancaran tugas operasional
• Mampu mengidentifikasi dan mengelola masalah melalui langkah – langkah perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengendalian
• Mampu membentuk Tim Pelayanan Keperawatan yang tangguh bersama staff yang selalu mengedepankan keselamatan pasien
• Mampu memimpin staff untuk mencapai sasaran efektif.
• Mampu memahami sistem reward dan punishment bagi staff di ruang rawat
• Mampu menerapkan model praktek keperawatan profesional di unit kerja

MATERI TRAINING
• Kepala ruang sebagai pengelola lini pertama: Manajemen keperawatan, kepemimpinan, change agent
• Manajemen konflik, Penyelesaian masalah manajemen stress, dan pembuatan keputusan.
• Manajemen Asuhan Keperawatan
• Manajemen pengelolaan staf keperawatan di bangsal

PESERTA TRAINING
• Kepala Bagian/Bidang keperawatan, Perawat

TRAINER
Tim Konsultan PT. GANESHA INTI PERSADA

DURASI TRAINING
2 hari (efektif 14 jam)

INVESTASI

Rp. 4.000.000,00/peserta (Untuk pembayaran  1 minggu sebelum tanggal pelaksanaan training)

Rp. 4.250.000,00/peserta (Untuk pembayaran  dibayarkan pada saat pelatihan/onsite)

Rp. 4.500.000,00/peserta (Untuk pembayaran  1 minggu setelah tanggal pelaksanaan training)

FASILITAS
Sertifkat, Modul, Training Kit, Lunch, Coffee Break, diselenggarakan di hotel berbintang

INFORMASI DAN PROMO

021-22830080

0811-996-1224 (WA)

METODE TRAINING
Metode interaktif, presentasi, diskusi, studi kasus

CONTACT PERSON

0812-9679-1324 (WA)

JADWAL TRAINING TAHUN 2021 :

Oktober

  • 4-5 Oktober 2021,Yogyakarta
  • 13-14 Oktober 2021,Jakarta
  • 20-21 Oktober 2021,Bandung
  • 27-28 Oktober 2021,Bogor

November

  • 1-2 November 2021,Yogyakarta
  • 8-9 November 2021,Jakarta
  • 15-16 November 2021,Bandung
  • 22-23 November 2021,Bogor

Desember

  • 1-2 Desember 2021,Jakarta
  • 8-9 Desember 2021,Bandung
  • 14-15 Desember 2021,Bogor
  • 21-22 Desember2021,Yogyakarta

 

Open post

TRAINING MANAJEMEN KLAIM ASURANSI RUMAH SAKIT : (9-10 Oktober 2021,Jakarta)(16-17 Oktober 2021,Yogyakarta)(22-23 Oktober 2021,Bogor)( 29-30 Oktober 2021,Bandung)

PENGANTAR

Kebijakan dan peraturan dari kemenkes tentang pelayanan asuransi rs (cari perundang2an yang berlaku).

Kasus yang berkaitan dengan klaim asuransi kesehatan di rumah sakit maupun klinik banyak ditemui di beberapa media. Bagi peserta asuransi kesehatan atau pemegang polis asuransi permasalahan utamanya adalah klaim terhadap biaya kesehatan pada perusahaan asuransi, juga klaim dari rumah sakit kepada perusahaan asuransi.

Sistem klaim yang digunakan oleh perusahaan asuransi kesehatan ada 2 yaitu :

  1. Sistem penggantian (reimbursement) berarti peserta asuransi harus mengeluarkan uang terlebih dahulu untuk membayar tagihan biaya pengobatan yang kemudian dapat melakukan klaim atau meminta penggantian kepada perusahaan asuransi dimana pasien menjadi peserta asuransi.
  2. Sistem provider berarti peserta asuransi tidak perlu mengeluarkan uang terlebih dahulu. Pasien hanya dibekali dengan kartu keanggotaan asuransi kesehatan guna mendapatkan pelayanan kesehatan yang dibutuhkan di rumah sakit atau klinik kesehatan yang telah dipilih oleh pasien atau peserta asuransi sebelumnya berdasarkan daftar rumah sakit yang bekerja sama dengan perusahaan asuransi tersebut.

TUJUAN TRAINING

  • Mengetahui jenis2 asuransi yang wajib dilayani di rumah sakit.
  • Memahami konsep administrasi klaim
  • Mampu melakukan proses administrasi klaim (Registrasi klaim, verifikasi klaim, dan laporan hasil verifikasi)
  • Memahami langkah-langkah verifikasi klaim (Verifikasi administrasi, verifikasi klaim rawat jalan, dan verifikasi klaim rawat inap)
  • Memahami Fraud dan moral hazard (Jenis-jenis moral hazard, antisipasi moral hazard, teknik identifikasi moral hazarddan fraud
  • Mampu melakukan analisis dan umpan balikdata klaim (Retrospective review)

MATERI TRAINING

Konsep Kerjasama Asuransi – PPK (RS/ Klinik)

    1. Proses seleksi (faktor apa saja yang menjadi pertimbangan asuransi untuk kerjasama/ tidak dengan PPK
    2. Aneka sistem pembayaran yang bisa disepakati, serta plus-minusnya bagi provider
    3. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam berkontrak dengan penyelenggara jaminan kesehatan (Asuransi, Bapel, Self Insured Company)
    4. Faktor-faktor penyebab yang sering mengakibatkan penundaan pembayaran klaim oleh pihak penanggung biaya pelayanan kesehatan (Asuransi/ Bapel atau Perusahaan)
    5. Tips yang dapat diusahakan rumah sakit untuk menghindari penundaan/ penolakan pembayaran oleh pihak penanggung.
    6. Definisi moral hazard dan fraud serta dampak terhadap biaya kesehatan dan antisipasi terhadap moral hazard
    7. Jenis-jenis kecurangan klaim dan modus operandi yang banyak ditemukan dari hasil verifikasi oleh claim analisis perusahaan asuransi (lebih difokuskan pada kecurangan oleh peserta/ perusahaan asuransi.
    8. Manfaat melakukan verifikasi tagihan klaim oleh rumah sakit sebelum tagihan dikirim.
    9. Teknik verifikasi tagihan klaim
    10. Tips verifikasi klaim rawat jalan
    11. Tips verifikasi klaim rawat inap

PESERTA

direktur/manajer keuangan rumah sakit, bendahara yayasan/rumah sakit, staf ahli pajak rumah sakit/yayasan dan semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak terhadap proses kerjasama dengan pihak Asuransi

TRAINER

Tim Konsultan PT. GANESHA INTI PERSADA

DURASI TRAINING

2 hari (efektif 14 jam)

INVESTASI

Rp. 4.250.000,00/peserta

FASILITAS

Sertifkat, Modul, Training Kit, Lunch, Coffee Break, diselenggarakan di hotel berbintang

INFORMASI DAN PROMO

021-22830080

0812-9560-8022 (WA)

METODE TRAINING

Metode interaktif, presentasi, diskusi, studi kasus

CONTACT PERSON

0811-996-1224 (WA)

0812-9679-1324 (WA)

JADWAL TRAINING TAHUN 2021 :

Oktober

  • 9-10 Oktober 2021,Jakarta
  • 16-17 Oktober 2021,Yogyakarta
  • 22-23 Oktober 2021,Bogor
  • 29-30 Oktober 2021,Bandung

November

  • 9-10 November 2021,Bogor
  • 17-18 November 2021,Jakarta
  • 24-25 November 2021,Bandung
  • 29-30 November 2021,Yogyakarta

Desember

  • 9-10 Desember 2021,Bandung
  • 16-17 Desember 2021,Bogor
  • 20-21 Desember 2021,Yogyakarta
  • 28-29 Desember2021,Jakarta

Open post

Training Manajemen Penggunaan Darah Rumah Sakit : (9-10 Oktober 2021,Jakarta)(16-17 Oktober 2021,Yogyakarta)(22-23 Oktober 2021,Bogor)( 29-30 Oktober 2021,Bandung)

PENGANTAR

Pelayanan darah merupakan salah satu bagian dari keseluruhan sistem pelayanan kesehatan khususnya di Rumah Sakit. Ketersediaan darah yang aman, terjangkau, mudah diakses dan rasional sudah menjadi tuntutan yang perlu diwujudkan.

Pada Surat Keputusan Menkes No. 423 Tahun 2007 tentang  Kebijakan Peningkatan Kualitas dan akses Pelayanan Darah, salah satu poinnya disebutkan bahwa seluruh rumah sakit harus memiliki Bank Darah Rumah Sakit (BDRS) sebagai penunjang pelayanan darah dengan sistem distribusi tertutup. Kebijakan ini didukung dengan dikeluarkannya Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 2011 tentang Pelayanan Darah dan Permenkes 91 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Transfusi Darah. Pada pelatihan ini akan membahas tentang manajemen secara keseluruhan dari bagaimana mendirikan BDRS, manajemen harian, troubleshooting, penggunaan klinis darah sampai perannya dalam akreditasi rumah sakit.

TUJUAN

  • Memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada peserta yang terlibat perihal pentingnya penanganan dan pengolahan transfusi darah yang benar sesuai dengan standar persyaratan yang berlaku
  • Memberikan pengetahuan kepada peserta untuk bisa menjalankan proses transfusi darah yang benar sesuai dengan standar PMI dan WHO
  • Membantu para praktisi rumah sakit untuk menambah skill dan pengetahuannya terkait dengan manajemen dan tata cara proses transfusi darah yang benar sesuai dengan standar persyaratan yang telah dikeluarkan oleh PMI dan WHO

Materi

  • Panduan umum dan penjelasan teknis “Clinical use of Blood” yang dikeluarkan oleh organisasi kesehatan dunia WHO
  • Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 2011 tentang Pelayanan Darah
  • Permenkes 91 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Transfusi Darah
  • Panduan umum serta persyaratan dan prosedur Usaha Transfusi Darah (UTD) PMI di Indonesia
  • Pengelolaan Bank Darah Rumah Sakit (BDRS)
  • Penanganan, manajemen harian, troubleshooting, dan penggunaan klinis darah
  • Manajemen pengelolaan transfusi darah
  • Peran manajemen penggunaan darah dalam akreditasi rumah sakit

METODE TRAINING
Metode interaktif, presentasi, diskusi, studi kasus

PESERTA

Peserta yang wajib ikut dalam pelatihan ini adalah Dokter di Bank Darah, Dokter Spesialis, Dokter IGD, Dokter di Kamar Bedah, Dokter di Ruangan, Kepala Instalasi Laboratorium, Analis di Laboratorium, Ka. Perawat dan Senior Perawat, Ka. Bangsal dan semua pihak yang bertanggung jawab terhadap pengelolaan dan manajemen transfusi darah dirumah sakit.

TRAINER
Tim Konsultan PT GANESHA INTI PERSADA

DURASI TRAINIING
2 hari (efektif 14 jam)

INVESTASI TRAINING

  • 4.250.000 /peserta
  • Rp. 4.000.000,-/peserta (Pendaftaran minimal 3 orang/lebih dan pelunasan pembayaran 1 (satu) minggu sebelum pelaksanaan training)
  • Gratis orang ke 5 untuk pendaftaran 4 orang dari satu rumah sakit

FASILITAS
Sertifkat, Modul, Training Kit, Lunch, Coffee Break, diselenggarakan di hotel berbintang

INFORMASI DAN PROMO

021-22830080

0811-996-1224 (WA)

CONTACT PERSON

0811-996-1224 (WA)

0812-9679-1324 (WA)

JADWAL TRAINING TAHUN 2021 :

Oktober

  • 9-10 Oktober 2021,Jakarta
  • 16-17 Oktober 2021,Yogyakarta
  • 22-23 Oktober 2021,Bogor
  • 29-30 Oktober 2021,Bandung

November

  • 8-9 November 2021,Yogyakarta
  • 16-17 November 2021,Jakarta
  • 23-24 November 2021,Bandung
  • 29-30 November 2021,Bogor

Desember

  • 8-9 Desember 2021,Jakarta
  • 15-16 Desember 2021,Bogor
  • 22-23 Desember 2021,Yogyakarta
  • 29-30 Desember2021,Bandung
Open post

TRAINING SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT : (4-5 Oktober 2021,Yogyakarta )(13-14 Oktober 2021,Jakarta )(20-21 Oktober 2021,Bandung )(27-28 Oktober 2021,Bogor)

PENGANTAR TRAINING SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT

Rumah sakit sebagai salah satu organisasi pelayanan dalam esehatan telah memiliki otonomi dan bersifat swadana, sehingga pihak rumah sakit dituntut untuk memberikan pelayanan yang sebaik-baiknya dengan manajemen yang seefektif mungkin. Dengan adanya tuntutan swadana maka rumah sakit harus bekerja keras agar dapat  memenuhi  kebutuhan pembiayaan operasional rumah sakit.

Sistem informasi Manajemen Rumah sakit sebagai suatu system dalam rumah sakit yang dapat diandalkan oleh manajemen untuk memberikan inputan dan keluaran dari siklus manajemen diantaranya perencanaan, pelaksanaan, evaluasi dan pengendalian.

TUJUAN TRAINING SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT

Meningaktkan Produktivitas Rumah Sakit

Meningkatkan Pelayanan terhadap Pasien

Meningkatkan Inovasi dan kreatifitas

Re-Organisasi dan Re-Engineering

MATERI TRAINING SISTEM INFORMASI MANAJEMEN RUMAH SAKIT

Billing System

Registrasi Pasien/Loket

Pelayanan Rawat Jalan

Pelayanan Rawat Inap

UGD

IRD

Kamar Operasi

Persalinan

Paviliun

Rawat Intensive (ICU/NICU/PICU)

Intalasi Hemodelisa

Medical Check up

Sistem Farmasi

Pengendalian stok

Gudang Obat

Floor Stock

Produksi Obat

Multi Apotek

Sistem Penunjang Medis

Laboratorium

Radiologi

Bank Darah

Fisiotherapi

Rekap Medis

Kamar Jenazah

Manajemen Dapur

Gizi

Rekam Medik

Inventori

Hutang-Piutang

Kas-Bank

Budgeting- Akutansi

Human Resource

Personalia

Payroll

Training/RSU Pendidikan

Sistem Manajemen

Pelayanan

Farmasi

Keuangan

Asset

Pemasaran dan Publikasi (PR)

PESERTA

Direktur Rumah Sakit, FA Department, HRD , Diklat Rumah Sakit, Kepala Rumah Sakit dan departemen lainnya yang terkait

TRAINER
PT. ganesha Inti Persada Consultant & Team

DURASI TRAINING
2 hari (efektif 14 jam)

INVESTASI TRAINING

Rp. 4.000.000,00/peserta (Untuk pembayaran  1 minggu sebelum tanggal pelaksanaan training)

Rp. 4.250.000,00/peserta (Untuk pembayaran  dibayarkan pada saat pelatihan/onsite)

Rp. 4.500.000,00/peserta (Untuk pembayaran  1 minggu setelah tanggal pelaksanaan training)

FASILITAS
Sertifkat, Modul + soft copy, Training Kit, Lunch, Coffee Break,Jaket dan diselenggarakan di hotel berbintang

INFORMASI DAN PROMO
0811-99-1224 (WA)

021-22830080

CONTACT PERSON

0812-96791324 (WA)

METODE TRAINING
Ceramah, Diskusi, Latihan, Studi kasus

JADWAL TRAINING SISTEM INFORMASI TAHUN 2021:

Oktober

  • 4-5 Oktober 2021,Yogyakarta
  • 13-14 Oktober 2021,Jakarta
  • 20-21 Oktober 2021,Bandung
  • 27-28 Oktober 2021,Bogor

November

  • 1-2 November 2021,Yogyakarta
  • 8-9 November 2021,Jakarta
  • 15-16 November 2021,Bandung
  • 22-23 November 2021,Bogor

Desember

  • 1-2 Desember 2021,Jakarta
  • 8-9 Desember 2021,Bandung
  • 14-15 Desember 2021,Bogor
  • 21-22 Desember2021,Yogyakarta

Open post

Training Manajemen Radiologi Rumah Sakit : (9-10 Oktober 2021,Jakarta)(16-17 Oktober 2021,Yogyakarta)(22-23 Oktober 2021,Bogor )(29-30 Oktober 2021,Bandung)

PENDAHULUAN TRAINING

Unit radiologi di rumah sakit merupakan hal yang wajib di sediakan, karena unit radiologi di rumah sakit mempunyai bagian yang sangat penting dalam mengayomi pelayanan radioterapi dan pelayanan radiodiagnostik. unit radiologi juga wajib memperhatikan efek radiasi tersebut kepada pasien di rumah sakit. Semua ini bisa di terapkan dalam rumah sakit apabila telah sesuai dengan petunjuk dan standar pengelolahan unit radiologi. Dengan memberikan pelayanan radiologi yang efektif, efesien, dan bermutu. Sesuai dengan kebutuhan di masyarakat baik yang ada di rumah sakit atau di luar rumah sakit. Untuk mendapatkan  hal tersebut rumah sakit sangat memerlukan manajemen tim yang bermutu untuk memberikan pelayan prima. Tentunya di dukung dengan sarana dan ruangan yang nyaman serta aman akan mempengaruhi sukses nya tim radiologi dalam memberikan pelayanan di rumah sakit.

TUJUAN TRAINING

  • Memahami konsep organisasi radiologi dan memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada peserta perihal pentingnya pengelolahan instalasi radiologi.
  • Memahami Alat dan bahan radiologi, jenis dan fungsinya serta prosedur pemeliharaan, penyimpanan dan penggunaannya.
  • Mengerti tentang adminstrasi teknis dan pelayanan pemeriksaan instalasi radiologi.
  • Memahami prosedur dan teknik penyinaran dan pengukuran radiasi di rumah sakit.
  • Menganalisa kebutuhan anggota dalam bidang instalasi radiologi.
  • Memahami bagaimana proses monitoring dan evaluasi efektifitas sistem manajerial radiologi.

MATERI TRAINING

  • Manajemen Radiologi.
  • Sistem manajemen organisasi yang memenuhi strandart mutu.
  • Persyaratan keahlian personil dan deskiripsi pekerjaan.
  • Manajemen Pelayanan Pasien
  • Manajemen Alat dan Bahan Radiologi ruang lingkup: penggunaan, penyimpanan, dan pemeliharaan.
  • Manajerial penjadwalan dan pembagian tugas team instalasi radiologi rumah sakit.
  • Manajemen monitoring bahaya radiasi pada system radiologi rumah sakit.
  • Manajemen evaluasi dan laporan instalasi radiologi pada rumah sakit.

METODE TRAINING
Metode interaktif, presentasi, diskusi, studi kasus

PESERTA

Kepala bagian Radiologi, Staff Radiologi, Kepala bagian Radioterapi, Staff Radioterapi, Kepala bagian Radiodiagnostik, Staf Radiodiagnostik dan seluruh pihak yang terlibat dengan Instalasi Radiologi Rumah Sakit

TRAINER
Tim Konsultan PT GANESHA INTI PERSADA

DURASI TRAINIING
2 hari (efektif 14 jam)

INVESTASI TRAINING

  • 4.250.000 /peserta
  • Rp. 4.000.000,-/peserta (Pendaftaran minimal 3 orang/lebih dan pelunasan pembayaran 1 (satu) minggu sebelum pelaksanaan training)
  • Gratis orang ke 5 untuk pendaftaran 4 orang dari satu rumah sakit

FASILITAS
Sertifkat, Modul, Training Kit, Lunch, Coffee Break, diselenggarakan di hotel berbintang

INFORMASI DAN PROMO

021-22830080

0811-996-1224 (WA)

CONTACT PERSON

0811-996-1224 (WA)

0812-9679-1324 (WA)

JADWAL TRAINING TAHUN 2021 :

Oktober

  • 9-10 Oktober 2021,Jakarta
  • 16-17 Oktober 2021,Yogyakarta
  • 22-23 Oktober 2021,Bogor
  • 29-30 Oktober 2021,Bandung

November

  • 8-9 November 2021,Yogyakarta
  • 16-17 November 2021,Jakarta
  • 23-24 November 2021,Bandung
  • 29-30 November 2021,Bogor

Desember

  • 8-9 Desember 2021,Jakarta
  • 15-16 Desember 2021,Bogor
  • 22-23 Desember 2021,Yogyakarta
  • 29-30 Desember2021,Bandung
Open post

TRAINING MANAJEMEN LAKTASI : (7-8 Oktober 2021,Bogor)(16-17 Oktober 2021,Yogyakarta)(23-24 Oktober 2021,Bandung )(29-30 Oktober 2021,Jakarta)

PENGANTAR TRAINING
Training Manajemen Laktasi merupakan keseluruhan proses menyusui mulai dari ASI diproduksi sampai proses bayi mengisap dan menelan ASI. Agar laktasi berjalan dengan baik, diperlukan manajemen yang baik dalam laktasi meliputi perawatan payudara, praktek menyusui yang benar, serta dikenalinya masalah dalam laktasi dan penatalaksanaannya. Hal ini perlu dilakukan mengingat perkembangan dan pertumbuhan bayi dan anak sangat dipengaruhi oleh ibu. Sejak masa kehamilan janin menerima nutrisi dari ibu melalui plasenta. Pada masa bayi didalam tubuh ibu secara alami telah disediakan makanan yang dibutuhkan untuk perkembangan dan pertumbuhan selanjutnya berupa ASI.
Kemajuan dan perkembangan teknologi saat ini sudah tidak bisa menapikan keuunggulan dari ASI. Para ahli telah sepakat, bahwa ASI lebih unggul daripada susu formula atau susu sapi. Hal ini diperkuat dengan fakta yang didapat pada abad ke – 19 beberapa studi kedokteran yang dilakukan di Eropa menunjukkan angka kematian dan kesakitan bayi – bayi yang diberikan ASI ternyata lebih rendah daripada yg diberi susu formula. Menjawab itu semua PT.GANESHA INTI PERSADA sebagai Hospital Consultant bermaksud menyelenggarakan Training Manajemen Laktasi, dimana dalam training tersebut akan dibahas secara sepesifik dan menyeluruh hal – hal apa saja yang harus diperhatikan dalam pengelolahan laktasi, meliputi program perawatan hingga perlakuaan dan cara yang benar.

MANFAAT
• Memotivasi  tenaga Pelayanan kesehatan Ibu dan Bayi, semua kalangan yang peduli terhadap kesehatan bayi dan pentingnya ASI, serta pemegang kebijakan terkait untuk merancang  aksi ke depan agar angka keberhasilan menyusui asi ekslusif meningkat baik secara regional maupun nasional dan meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia sejak awal kehidupannya.
• Meningkatkan pemahaman peserta akan tatalaksana menyusui
• Meningkatkan kemampuan peserta dalam hal konseling menyusui serta ketrampilan berkomunikasi, khususnya komunikasi dalam memberi layanan masyarakat

MATERI PEMBAHASAN
• Manfaat ASI dan Menyusui
• Situasi Angka Pemberian ASI di Indonesia saat ini
• Kerugian pemberian Susu Formula
• Anatomi dan Fisiologi Laktasi
• Konseling Laktasi
• Penanggulangan masalah menyusui pada Ibu
• Penanggulangan masalah menyusui pada Bayi
• Praktek Laktasi yang efektif

PESERTA TRAINING
• Kepala Bagian/Bidang Keperawatan, Perawat

TRAINER
Tim Konsultan PT. GANESHA INTI PERSADA

DURASI TRAINING
2 hari (efektif 14 jam)

INVESTASI

Rp. 4.000.000,00/peserta (Untuk pembayaran  1 minggu sebelum tanggal pelaksanaan training)

Rp. 4.250.000,00/peserta (Untuk pembayaran  dibayarkan pada saat pelatihan/onsite)

Rp. 4.500.000,00/peserta (Untuk pembayaran  1 minggu setelah tanggal pelaksanaan training)

FASILITAS
Sertifkat, Modul, Training Kit, Lunch, Coffee Break, diselenggarakan di hotel berbintang

INFORMASI DAN PROMO
021 – 22830080

0811-996-1224 (WA)

METODE TRAINING
Metode interaktif, presentasi, diskusi, studi kasus

CONTACT PERSON

0811-996-1224 (WA)

0812-9679-1324 (WA)

JADWAL TRAINING TAHUN 2021 :

Oktober

  • 7-8 Oktober 2021,Bogor
  • 16-17 Oktober 2021,Yogyakarta
  • 23-24 Oktober 2021,Bandung
  • 29-30 Oktober 2021,Jakarta

November

  • 3-4 November 2021,Yogyakarta
  • 10-11 November 2021,Jakarta
  • 17-18 November 2021,Bogor
  • 24-25 November 2021,Bandung

Desember

  • 6-7 Desember 2021,Yogyakarta
  • 13-14 Desember 2021,Bogor
  • 20-21 Desember 2021,Bandung
  • 27-28 Desember2021,Jakarta
Open post

TRAINING MANAJEMEN PELAYANAN DAN ASUHAN KEPERAWATAN : (4-5 Oktober 2021,Yogyakarta )(13-14 Oktober 2021,Jakarta )(20-21 Oktober 2021,Bandung )(27-28 Oktober 2021,Bogor)

PENGANTAR TRAINING MANAJEMEN PELAYANAN DAN ASUHAN KEPERAWATAN

Kemampuan manajerial seorang Kepala Ruangan dalam mengelola ruang keperawatan mempunyai daya ungkit yang besar dalam memberikan citra dan mutu pelayanan keperawatan yang berkualitas dan professional. Kepala Bangsal adalah Pengelola Lini Pertama dan merupakan ujung tombak yang langsung menyentuh pasien dan keluarganya. Dalam mengelola Ruangan Keperawatan, seorang Kepala Ruangan akan bekerja dengan dan melalui seluruh staf keperawatan, Ketua Tim, Perawat Pelaksana dan non keperawatan dalam memberikan asuhan keperawatan yang ada di bangsal yang menjadi kewenangan dan tanggung jawabnya.

Kepala Ruangan harus mampu mengelola Keperawatan mulai merencanakan, mengorganisir, mengarahkan serta kemampuan mengawasi secara melekat pada sumber daya perawat dalam menerapkan semua Standar Asuhan Keperawatan & SOP, maupun mengawasi sumber dana sehingga dapat memberikan pelayanan keperawatan yang efektif dan efisien pada pasien, keluarga dan masyarakat. Salah satu usaha untuk memberikan pelayanan keperawatan yang berkualitas dan profesional, Kepala Bangsal Ruangan harus mampu menata sistem pemberian pelayanan keperawatan melalui pengembangan model praktik keperawatan yang ilmiah yang disebut dengan Model Praktik Keperawatan Profesional (MPKP) yang terdiri dari 4 pilar profesional, yaitu: management approach, professional relationship, compensatory reward dan patient care delivery.

TUJUAN TRAINING MANAJEMEN PELAYANAN DAN ASUHAN KEPERAWATAN
Setelah menyelesaikan pelatihan, peserta mampu:

  • Melaksanakan Manajemen dan Kepemimpinan Keperawatan (Management Approach)
  • Melaksanakan Manajemen Sumber Daya Perawat (Compensatory Reward)
  • Melaksanakan Hubungan Profesional Keperawatan (Professional Relationship)
  • Melaksanakan Asuhan Keperawatan (Patient Care Delivery)
  • Melaksanakan dokumentasi keperawatan

MATERI TRAINING MANAJEMEN PELAYANAN DAN ASUHAN KEPERAWATAN

  • Pre Test
  • Pelayanan prima dalam keperawatan
  • Konsep kepemimpinan dalam keperawatan
  • Pengantar manajemen keperawatan
  • Perencanaan keperawatan
  • Pengarahan SDM keperawatan
  • Pengendalian dan pengawasan
  • Manajemen asuhan keperawatan
  • Menyusun matriks diagnosa keperawatan
  • Penerapan format pengkajian asuhan keperawatan
  • Penyusunan strategi pelaksanaan tindakan keperawatan
  • Post test

TRAINER
Tim Konsultan PT Ganesha Inti Persada

DURASI TRAINIING
2 hari (efektif 14 jam)

INVESTASI TRAINING

Rp. 4.000.000,00/peserta (Untuk pembayaran  1 minggu sebelum tanggal pelaksanaan training)

Rp. 4.250.000,00/peserta (Untuk pembayaran  dibayarkan pada saat pelatihan/onsite)

Rp. 4.500.000,00/peserta (Untuk pembayaran  1 minggu setelah tanggal pelaksanaan training)

FASILITAS
Sertifkat, Modul, Training Kit, Lunch, Coffee Break, diselenggarakan di hotel berbintang

INFORMASI DAN PROMO

021-22830080

0811-996-1224 (WA)

CONTACT PERSON

0812-9679-1324 (WA)

METODE TRAINING
Ceramah, tanya jawab, diskusi dan studi kasus

PESERTA TRAINING
Kepala Ruangan /Bangsal/Unit, Ketua Tim, Penanggung Jawab Shift, Perawat Klinik Level II dan III atau Perawat Manajer I dan II

JADWAL TRAINING TAHUN 2021 :

Oktober

  • 4-5 Oktober 2021,Yogyakarta
  • 13-14 Oktober 2021,Jakarta
  • 20-21 Oktober 2021,Bandung
  • 27-28 Oktober 2021,Bogor

November

  • 1-2 November 2021,Yogyakarta
  • 8-9 November 2021,Jakarta
  • 15-16 November 2021,Bandung
  • 22-23 November 2021,Bogor

Desember

  • 1-2 Desember 2021,Jakarta
  • 8-9 Desember 2021,Bandung
  • 14-15 Desember 2021,Bogor
  • 21-22 Desember2021,Yogyakarta
Open post

TRAINING MANAJEMEN PEMELIHARAAN PERALATAN MEDIK RUMAH SAKIT : (8-9 Oktober 2021,Jakarta )(16-17 Oktober 2021,Yogyakarta)(21-22 Oktober 2021,Bandung )(28-29 Oktober 2021,Bogor)

PENGANTAR TRAINING

Rumah sakit merupakan perusahaan pelayanan jasa, dimana produk yang dihasilkan sifatnya tidak berwujud dan berasal dari pemberi pelayanan tersebut yang dalam hal ini adalah petugas atau kita sebut SDM. SDM merupakan unsur penting baik dalam produksi maupun penyampaian jasa. SDM menjadi bagian diferensiasi yang mana perusahaan jasa menciptakan nilai tambah dan memperoleh keunggulan kompetitifnya. Sumber daya alat dan prasarana yang lain memungkinkan untuk ditiru dan juga dipunyai oleh rumah sakit lain, tetapi tidak demikian dengan SDM yang merupakan sumber daya pengerak utama dari operasional rumah sakit.

Pelayanan kesehatan masyarakat yang mempunyai peran besar dalam peningkatan derajat kesehatan masyarakat adalah rumah sakit. Oleh karena itu tidak sangsi lagi kini rumah sakit dituntut untuk senantiasa lagi dan lagi memperbaikan pelayanan dan mutu agar bisa tercapai services excellent. Agar peralatan yang digunakan di rumah sakit dalam kondisi aman terjaga, tepat guna dengan nilai keefektifan yang tinggi, maka sangat dibutuhkan kegiatan manajemen dan pengelolaan yang tepat.

Demi terciptanya pelayanan dan keamanan tersebut diatas, penting bagi rumah sakit untuk menjaga kualitas dan melakukan perawatan yang rutin serta berjangka terhadap peralatan medik yang tersedia, sehingga cost yang dikeluarkan untuk biaya operasional bisa berfungsi seefektif mungkin dan tepat sasaran dimana rumah sakit untuk memenuhi standar mutu tersebut salah satunya dengan tersedianya peralatan medis yang lengkap, dan mampu memenuhi kebutuhan diagnosa, terapi, dan rehabilitasi.

TUJUAN TRAINING

  1. Peserta diharapkan mampu mengelola manajemen dan penggunaan peralatan medis sesuai dengan kebutuhan medis.
  2. Peserta juga diharapkan dapat melakukan perawatan peralatan medis.
  3. Peserta diharapkan mampu dalam perawatan dan pemeliharaan yang ada seluruh fasilitas peralatan di rumah sakit dapat berfungsi secara maksimal dan menunjang penuh kegiatan serta aktifitas penanganan di rumah sakit.

MATERI TRAINING

  1. Manajemen resiko dalam perawatan peralatan medis
  2. Perencanaan dalam perawatan peralatan medis
  3. Sistem manajemen pemeliharaan peralatan medik sesuai dengan standar dan jaminan mutu di rumah sakit
  4. Aplikasi dan contoh-contoh penerapan sistem manajemen dalam perawatan peralatan medis di rumah sakit
  5. Pengantar Sistem Manajemen
  6. Persamaan dan perbedaan sistem manajemen perlatan di rumah sakit dengan industri lainnya
  7. Konsep, prinsip dan dasar pengelolahan sistem manajemen perawatan peralatan medis
  8. Konsep dan implementasi manajemen asset yaitu yang kaitanya dengan peralatan medis dirumah sakit

PESERTA TRAINING

Ka. instalasi radiologi, staff instalasi radiologi, radiographer, direktur teknik ISPRS, team teknisi rumah sakit, petugas kalibrasi dan semua pihak yang terlibat secara langsung maupun tidak dalam pengelolahan dan perawatan peralatan medis

METODE

Menggunakan metode interaktif, dimana peserta dikenalkan kepada konsep dan aplikasi yang benar, diberikan contoh aplikasinya, pembahasan study kasus dilapangan, diskusi interaktif, latihan penyusunan program dan evaluasi program yang tepat sasaran.

METODE TRAINING
Metode interaktif, presentasi, diskusi, studi kasus

TRAINER
Tim Konsultan PT GANESHA INTI PERSADA

DURASI TRAINING
2 hari (efektif 14 jam)

INVESTASI TRAINING

Rp. 4.000.000,00/peserta (Untuk pembayaran  1 minggu sebelum tanggal pelaksanaan training)

Rp. 4.250.000,00/peserta (Untuk pembayaran  dibayarkan pada saat pelatihan/onsite)

Rp. 4.500.000,00/peserta (Untuk pembayaran  1 minggu setelah tanggal pelaksanaan training)

FASILITAS
Sertifkat, Modul, Training Kit, Lunch, Coffee Break, diselenggarakan di hotel berbintang

INFORMASI DAN PROMO

021-22830080

0811-996-1224 (WA)

CONTACT PERSON

0812-9679-1324 (WA)

JADWAL TRAINING TAHUN 2021 :

Oktober

  • 8-9 Oktober 2021,Jakarta
  • 16-17 Oktober 2021,Yogyakarta
  • 21-22 Oktober 2021,Bandung
  • 28-29 Oktober 2021,Bogor

November

  • 4-5 November 2021,Yogyakarta
  • 11-12 November 2021,Jakarta
  • 18-19 November 2021,Bandung
  • 25-26 November 2021,Bogor

Desember

  • 7-8 Desember 2021,Jakarta
  • 14-15 Desember 2021,Bogor
  • 21-22 Desember 2021,Yogyakarta
  • 28-29 Desember2021,Bandung
Open post

Training Manajemen Penggunaan Obat (MPO) Sesuai Standar Akreditasi Rumah Sakit : (9-10 Oktober 2021,Jakarta)(16-17 Oktober 2021,Yogyakarta)(22-23 Oktober 2021, Semarang )(29-30 Oktober 2021,Bandung)

PENGANTAR

Berdasarkan Undang-undang Rumah Sakit No. 44 tahun 2009 disebutkan bahwa dalam upaya peningkatan mutu pelayanan, maka rumah sakit wajib diakreditasi secara berkala minimal 3 (tiga) tahun sekali. Saat ini akreditasi rumah sakit di Indonesia dilakukan mengacu pada standar yang ditetapkan oleh KARS (Komisi Akreditasi Rumah Sakit) atau JCI (Joint Commission International). Salah satu bab yang penting dalam standar akreditasi tersebut adalah MPO

Manajemen Penggunaan Obat memiliki peranan penting dalam pengobatan simtomatik, preventif, kuratif, dan paliatif maupun rata kelola penyakit dan kondisinya. Manajemen obat-obatan ini meliputi sistem dan proses yang digunakan rumah sakit untuk menyediakan farmakoterapi bagi pasiennya. Hal ini biasanya merupakan suatu upaya multidisiplin yang terkoordinasi oleh sraf rumah sakit. Adapun prinsip-prinsip yang diterapkan mencakup merancang proses yang efektif, penerapan, dan perbaikan terhadap pemilihan, pengadaan, penyimpanan, permintaan/peresepan, penyalinan, distribusi, persiapan, pengeluaran, pemberian, dokumentasi dan pemantauan rerapi obat-obatan. Meskipun peran-peran praktisi perawatan kesehatan dalam manajemen obat-obatan bisa berbeda jauh antara satu negara kenegara lain, proses manajemen obat-obatan yang dapat diandalkan untuk keselamatan pasien bersifat universal.

Untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan dalam penerapan standar-standar akreditasi yang terkait dengan ruang lingkupnya.

TUJUAN

Setela mengikuti pelatihan ini diharapkan peserta:

  • Memahami standar penyimpanan obat (MPO.3) dan Bahan Berbahaya (MFK.5).
  • Memahami standar penyiapan obat/dispensing (MPO.5)
  • Memahami standar berkomunikasi efektif
  • Memahami Standar keamanan penggunaan obat-obat risiko tinggi
  • Dapat menerapkan kepatuhan terhadap standar MPO.3, MPO.5, MFK.5, SKP.2.

PESERTA TRAINING

Apoteker dan Tenaga Teknis Kefarmasian (Sarjana Farmasi, lulusan D3 Farmasi, SMF) di rumah sakit

MATERI TRAINING

  1. Manajemen Penggunaan Obat dalam Akreditasi KARS/JCI
  2. Standar Penyimpanan Obat
  3. Standar Penyiapan/Dispensing Obat
  4. Standar Penyimpanan dan penanganan bahan berbahaya
  5. Standar peningkatan Komunikasi Efektif
  6. Kesalahan Obat

TRAINER
Tim Konsultan PT. Ganesha Inti Persada

METODOLOGI PELATIHAN

Pelatihan dikemas dengan baik sehingga diharapkan peserta pelatihan bisa mengikuti pelatihan dengan tetap fokus dan bersemangat, metode yang digunakan antara lain penjelasan ceramah, teori, workshop, pembahasan studi kasus, permainan, video

DURASI TRAINING
2 hari (efektif 14 jam)

INVESTASI TRAINING

Rp. 4.000.000,00/peserta (Untuk pembayaran  1 minggu sebelum tanggal pelaksanaan training)

Rp. 4.250.000,00/peserta (Untuk pembayaran  dibayarkan pada saat pelatihan/onsite)

Rp. 4.500.000,00/peserta (Untuk pembayaran  1 minggu setelah tanggal pelaksanaan training)

FASILITAS
Sertifkat, Modul + Soft Copy , Training Kit, Lunch, Coffee Break, Jaket, diselenggarakan di hotel berbintang

Selama pandemic covid-19 kami running secara ON-LINE

INFORMASI DAN PROMO

0811-996-1224 (WA)

021-22830080

CONTACT PERSON

0812-9679-1324 (WA).

JADWAL TRAINING TAHUN 2021 :

Oktober

  • 9-10 Oktober 2021,Jakarta
  • 16-17 Oktober 2021,Yogyakarta
  • 22-23 Oktober 2021, Semarang
  • 29-30 Oktober 2021,Bandung

November

  • 9-10 November 2021,Bali
  • 17-18 November 2021,Jakarta
  • 24-25 November 2021,Bandung
  • 29-30 November 2021,Yogyakarta

Desember

  • 9-10 Desember 2021,Bandung
  • 16-17 Desember 2021,Lombok
  • 20-21 Desember 2021,Yogyakarta
  • 28-29 Desember2021,Jakarta

Open post

Training MANAJEMEN DIKLAT RUMAH SAKIT : (9-10 Oktober 2021,Jakarta)(16-17 Oktober 2021,Yogyakarta)(22-23 Oktober 2021,Bogor )(29-30 Oktober 2021,Bandung)

PENGANTAR TRAINING MANAJEMEN DIKLAT RUMAH SAKIT

Dalam pengelolaan suatu organisasi, pendidikan pelatihan (Diklat) merupakan suatu upaya strategis manajemen yang bertujuan untuk mengembangan SDM dalam rangka meningkatkan kinerja suatu organisasi. Hampir setiap organisasi yang besar memiliki unit Diklat, namun tidak semua unit Diklat dapat menyelenggarakan Diklat secara baik.

Diklat yang baik adalah Diklat yang dilaksanakan dengan mengikuti kaidah – kaidah penyelenggaan Diklat. Karena hanya dengan penyelenggaraan yang baik, pengembangan SDM dapat diwujudkan.

Rumah Sakit dalam memberikan pelayanannya tentunya staff rumah sakit secara berkala memperoleh pelatihan dari  bagian diklat rumah sakit. Adapun tugas dan fungsi bagian diklat rumah sakit selain meningkatkan kapasitas sumber daya manusia rumah sakit juga mampu menjalin kerjasama dalam penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan. Dalam penyelenggaraan diklat tentunya disesuaikan dengan kebutuhan dan perkembangan di lapangan. Oleh karena itu diperlukan pengetahuan dan keterampilan dalam merencanakan sampai dengan evaluasi program pendidikan dan latihan bagi SDM di rumah sakit agar mampu memberikan pelayanan yang prima kepada pasien dan keluarga .

TUJUAN TRAINING MANAJEMEN DIKLAT RUMAH SAKIT

Setelah mengikuti pelatihan, diharapkan peserta mampu menyusun program Diklat bagi staff Rumah Sakit sesuai dengan kebutuhan internal Rumah Sakit dan menyelenggarakan Diklat sesuai dengan kaidah – kaidah Diklat di unit kerjanya masing-masing.

MATERI TRAINING MANAJEMEN DIKLAT RUMAH SAKIT

  • Filosofi pelatihan
  • Siklus diklat
  • Pengkajian kebutuhan pelatihan (TNA)
  • Perumusan Tujuan pelatihan
  • Rancangan Diklat
  • Penyusunan Kurikulum dan GBPP
  • Penyelenggaraan Pelatihan (Training Delivery)
  • Master of Training
  • Metode Pembelajaran
  • Akreditasi Pelatihan
  • Evaluasi Pelatihan
  • Pengendalian Mutu Pelatihan

TRAINER

Tim Konsultan PT Ganesha Inti Persada

DURASI TRAINING

2 hari (efektif 14 jam)

INVESTASI TRAINING

Rp. 4.000.000,00/peserta (Untuk pembayaran  1 minggu sebelum tanggal pelaksanaan training)

Rp. 4.250.000,00/peserta (Untuk pembayaran  dibayarkan pada saat pelatihan/onsite)

Rp. 4.500.000,00/peserta (Untuk pembayaran  1 minggu setelah tanggal pelaksanaan training)

FASILITAS

Sertifkat, Modul, Training Kit, Lunch, Coffee Break, diselenggarakan di hotel berbintang

INFORMASI DAN PROMO

021-22830080

0811-996-1224 (WA)

CONTACT PERSON

0812-9679-1324 (WA)

METODE TRAINING

Ceramah, Tanya Jawab & Latihan

PESERTA TRAINING

Penanggung jawab unit diklat di suatu organisasi, Staf diklat, dan seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan SDM di bagian DIKLAT di rumah sakit.

JADWAL TRAINING TAHUN 2021 :

Oktober

  • 9-10 Oktober 2021,Jakarta
  • 16-17 Oktober 2021,Yogyakarta
  • 22-23 Oktober 2021,Bogor
  • 29-30 Oktober 2021,Bandung

November

  • 9-10 November 2021,Bogor
  • 17-18 November 2021,Jakarta
  • 24-25 November 2021,Bandung
  • 29-30 November 2021,Yogyakarta

Desember

  • 9-10 Desember 2021,Bandung
  • 16-17 Desember 2021,Bogor
  • 20-21 Desember 2021,Yogyakarta
  • 28-29 Desember2021,Jakarta

Posts navigation

1 2
Scroll to top
error: konten website copyright Citra Inti Training, untuk mengcopy silahkan hubungi kami.